PERTEMUAN 10 PIUTANG

PIUTANG

Sejarah piutang
Sejarah anjak piutang ini telah di kenal terutama di daratan inggris dan amerika serikat, sebutan pertama kalinya yaitu factoring sejak 2000 tahun di pergunakan di Mesopotamiapada waktu itu masih dalam bentuk sederhana, pihak factor biasanya bertindak sebagai agen penjual yang sekaligus juga sebagai agen perlindungan kredit yang sudah lazim di kenal sebagai general factoring.

Pengertian
pengertian anjak piutang menurut Keputusan Menteri Nomor 1251 / KMK.013 / 1988 adalah
badan usaha yang melakukan kegiatan pembiayaan dalam bentuk pembeliann atau pengalihan serta pengurusan piutang atau tagihan jangka pendek suatu perusahaan dari transaksi perdagangan dalam atau luar negeri .

Fungsi

Anjak Piutang merupakan alternatif pembiayaan jangka pendek/modal kerja atau sebagai alternatif pengelolaan administrasi tagihan / penjualan secara lebih efektif bagi Penjual Piutang (client).

MEKANISME ANJAK PIUTANG
Pada umumnya kegiatan usaha anjak piutang sering dilakukan dalam bentuk pembelian tagihan (piutang) milik klien (suplier). Bahkan di beberapa negara kegiatan anjak piutang lebih banyak mengarah kepada kegiatan pembiayaan konsumen yaitu perusahaan anjak piutang memberikan pembiayaan dalam bentuk membeli kredit konsumen yang berjangka waktu 2 atau 3 tahun dari supplier atau dealer atau dari pabrik dengan tingkat diskonto tertentu


PIHAK-PIHAK TERKAIT Pihak utama yang terlibat ada 3 yaitu :

a.  FAKTOR (Perusahaan Anjak Piutang)          Adalah perusahaan atau pihak yang menawarkan jasa anjak piutang
b.  KLIEN

(SUPPLIER)                                                     Adalah perusahaan atau pihak yang menggunakan jasa perusahaan anjak piutang

c.  NASABAH (CUSTOMER)                         
 Adalah pihak-pihak yang mengadakan transaksi dengan klien.

Jenis-jenis Anjak PiuTaNG
1. Full Service factoring
 Perusahaan anjak piutang yang menyediakan segala jenis jasa kegiatan piutang,mulai dari penagihan, penerbitan, invoice, sampai penerimaan dana dari debitur

2. Resource Factoring
Perusahaan anjak piutang hampir sama dengan Full Service factoring tetapi, resource Factoring tidak mau menerima perjanjian anjak piutang yang menyertakan bad debts

3. Bulk Factoring adalah jenis anjak piutang yang hanya mengover kegiatan pembayaran dimuka/DP penagihan periodik kepada debitur

4. Maturaty Factoring merupakan perusahaan yang hanya bertindak sebagai pengawas, penata administrasi, dan pelindung kredit

5. Agency Factoring merupakan jenis anjak piutang dengan mengatasnamakan penagihan piutang pada perusahaan lain. Jika menggunakan jasa Factoring jenis ini, perusahaan anjak piutang yang namanya digunakan dalam invoice penagihan.

6. Invoice discounting adalah perusahaan anjak piutang yang hanya menyediakan jasa pembiayaan piutang tanpa penagihan

Perhitungan biaya anjak piutang

Service fee
Metode pertama perhitungan biaya perjanjian anjak piutang adalah service fee. Jika perusahaan anjak piutang pilihan Anda memakai metode ini, maka Anda perlu memberikan pembayaran rutin atas jasa factoring. Sebagai contoh, Anda memakai jasa berbentuk agency factoraing. Setiap beberapa periode tertentu, Anda wajib memberikan service fee pada perusahaan factoring yang jasanya Anda gunakan.


Discount charge
Perhitungan biaya perjanjian anjak piutang kedua menggunakan metode discount charge, atau pemotongan faktur. Jika jasa factoring Anda menetapkan metode discount charge, maka Anda akan menerima pembayaran piutang setelah dikurangi oleh jasa factoring.

1. RISIKO KLIEN
Penilaian perusahaan anjak piutang dalam mengantisipasi risiko lien ada 2 tahap yaitu:
A.  Kemampuan Keuangan Penilaian kondisi keuangan klien dan prospeknya dilakukan dengan menilai berbagai
aspek yaitu:
a.  Keadaan Keuangan
Keadaan keuangan dapat dilihat dari laporan keuangan terutama yang telah diaudit untuk periode terakhir.
b.  Kreditur Klien
Penilaian terhadap kreditur-kreditur pihak klien perlu pula dilakukan untuk mengetahui apakah mereka dibayar sesuai dengan jangka waktu yang mereka sepakati.

Kualitas Piutang
Penilaian kualitas piutang dapat digunakan dengan menggunakan informasi sebagai berikut :
a.  Perpencaran Piutang
b.  Jumlah Credit Notes,Yaitu jumlah klaim terhadap faktur
c.  Pelunasan Piutang oleh Customer
d.  
Piutang yang Dikecualikan


2.  RISIKO CUSTOMER
Risiko customer sangat penting karena pada akhirnya pihak customerlah yang
akan membayar kembali pendanaan yang lebih dulu diberikan oleh perusahaan factoring.


PENILAIAN TERHADAP PERUSAHAAN ANJAK PIUTANG

Sebelum memilih perusahaan anjak piutang yang hendak dipakai oleh klien, perlu dilakukan penilaian yang menyangkut hal sebagai berikut :
1. Apakah perusahaan factoring benar-benar berpengalaman praktek-praktek dagang dalam industri yang di bidang pihak klien
2. Apakah tenaga manajemen perusahaan factoring memiliki keahlian dalam pengelolaan kredit yang efektif
3. Apakah sistem dan informasi yang dimiliki perusahaan factoring cukup memadai untuk memberikan pelayanan yang diinginkan atau dibutuhkan klien
4. Kemampuan perusahaan anjak piutang menyediakan laporan akurat secara reguler mengenai posisi dan status piutang sebagai standar untuk memungkinkan menilai kinerja perusahaan factoring
5. Kesanggupan perusahaan factoring menyediakan cadangan yang memadai untuk mengantisipasi suatu risiko kredit.

Comments

Popular posts from this blog

 PERTEMUAN 1 UANG, INFLASI, DAN KEGIATAN EKONOMI